Hasil Quick Count Pilpres 2014. Prabowo Hatta VS Jokowi-JK. Populi Center 49.05% :50.95%. CSIS 48.10% :51.90%. Litbang Kompas 47.66% :52.33%. IPI 47.05% :52.95%. LSI 46.43% :53.37%. RRI 47.32% :52.68%. SMRC 47.09% :52.91%. Puskaptis 52.05% :47.95%. IRC 51.11% :48.89%. LSN 50.56% :49.94%. JSI 50.13% :49.87% .

KABINET KERJA

Kamis, 30 Oktober 2014

Profil Menteri BUMN Rini M Soemarno

pemiluindonesiaku.blogspot.com - Mantan Ketua Tim Transisi Rini M Soemarno ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Menteri BUMN dalam Kabinet Kerja periode 2014-2019. Rini pernah menjabat Menteri Perindustrian dan Perdagangan di era pemerintahan Megawati Soekarnoputri.

Dalam pengumuman di halaman Istana Negara, Minggu (26/10/2014), Presiden Jokowi menyebutnya sebagai sosok yang suka bekerja keras.

"Seorang profesional yang kaya pengalaman sebagai CEO dalam perusahaan besar, bekerja keras dan juga menjadi tim transisi," ungkap Jokowi.

Berikut profil singkat Rini:


Nama Lengkap : Rini Mariani Soemarno
Tempat, Tanggal Lahir : AS, 9 Juni 1958
Agama : Islam

Umum :
- Fakultas Ekonomi, Wellesly College Massachusetts, USA (1981)

PERJALANAN KARIER :

Pekerjaan :
  • Presiden Komisaris PT Semesta Citra Motorindo, Jakarta
  • Pengurus Pinjaman Bank Dunia untuk Negara-negara Asia Afrika, Departemen Keuangan Amerika Serikat, USA (1979-1980)
  • Trainee Departemen Keuangan USA, Office of Multilateral Development Bank, USA (1981-1982)
  • Trainee Citibank N.A, Jakarta (1982)
  • Asisten Manager Citibank N.A, Jakarta (1982-1983)
  • Manager Citibank N.A, Jakarta (1984-1988)
  • Assisten Vice President Citibank N.A, Jakarta (1986-1988)
  • Vice President Citibank N.A, Jakarta (1988-1989)
  • GM Finance Division PT Astra International, Jakarta (1989)
  • Direktur Keuangan PT Astra International, Jakarta (1990)
  • Direktur Utama PT Astra International, Jakarta (1998-2000)
  • Komisaris PT Agrakom (Bidang Bisnis Internet), Jakarta (2000 )
  • Presiden Direktur PT Semesta Citra Motorindo (2000-2001)
  • Presiden Direktur PT Kanzen Motor Indonesia (2005)

Pemerintahan :
  • Wakil Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Jakarta (1998)

Menteri :
  • Menteri Perindustrian dan Perdagangan Kabinet Gotong Royong (2001-2004)

KEGIATAN LAIN :

  • Ketua Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA)
  • Penasehat Ahli Keuangan Koperasi Pegawai Negeri khususnya pada Bank Kesejahteraan Ekonomi (Bank yang saham terbesarnya dikuasai Koperasi Pegawai Negeri)

PENGHARGAAN :

  • Penghargaan atas terpilihnya sebagai Pemimpin Puncak Terpuji 1995 dari Majalah Swa Sembada ( 1995 )

KELUARGA :

  • Anak : 3 orang

Sumber: tribunnews.com - 26 Oktober 2014

Profil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro

pemiluindonesiaku.blogspot.com - Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro didaulat sebagai Menteri Keuangan dalam Kabinet Kerja Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Penetapan ini diumumkan Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Minggu (26/10/2014).

Pria kelahiran Jakarta, 3 Oktober 1966 tersebut bernama lengkap Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro. Selain menguasai bidang ekonomi, Bambang juga sempat mempelajari tata wilayah dan perkotaan.

Dia telah menempuh pendidikan sarjana di bidang Ekonomi Pembangunan dan Ekonomi Regional pada Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (1985 sampai 1990). Bambang kemudian melanjutkan pendidikan di University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat, dan meraih gelar Master pada tahun 1995. Bambang juga disebut telah mendapatkan gelar Ph.D dari universitas yang sama pada Agustus 1997.

Bambang juga pernah menjadi dosen tamu pada The Department of Urban and Regional Planning, University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat (November 2002). Di tanah air, dia pernah menjabat sebagai Dekan FE UI (2005 sampai 2009). Hingga saat ini, Bambang masih menjabat sebagai Guru Besar Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Tidak sulit menerka buah pikiran Bambang mengenai ekonomi Indonesia. Selain menjabat posisi karier dalam Kementerian Keuangan, Bambang juga seorang pengajar yang kerap membagi pikirannya.

Dalam keynote speech-nya akhir September lalu, Bambang sempat mengungkapkan bahwa pemerintahan baru di bawah Presiden dan Wakil Presiden Terpilih, Joko Widodo dan Jusuf Kalla, punya pekerjaan rumah penting. Pekerjaan tersebut adalah memelihara inflasi dan mengurangi defisit neraca berjalan. Tentu saja, berdasarkan ujarannya ini, publik bisa mengira-ngira sepak terjangnya nanti.

"Kita harus membuat inflasi kita jadi 2 atau 3 persen. Karena, inflasi sangat penting untuk membuat pertumbuhan kita relatif stabil," ujar Bambang di Jakarta, Selasa (23/9/2014).

Kala itu, Bambang juga mengungkapkan pentingnya meningkatkan ekspor dan menekan impor. "Defisit neraca berjalan harus dikurangi. Tapi tentu ini lebih mudah diucapkan ketimbang dijalankan. Indonesia harus meningkatkan ekspor dan menekan impor. Kedua, defisit anggaran. Kita beruntung punya hukum yang membatasi sampai tiga persen. Tapi, kalu mendekati itu, sudah butuh banyak financing," pungkasnya. (tribunnews.com - 26102014)

Profil Menko Perekonomian Sofyan Djalil

pemiluindonesiaku.blogspot.com - Sofyan Djalil didaulat sebagai Menteri Koordinator Perekonomian dalam Kabinet Kerja Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Penetapan ini diumumkan Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Minggu (26/10/2014).

Dari penjual telur, penjaga masjid dan kondektur metromini, siapa nyana nasib membawanya menjadi salah seorang jajaran menteri di Kabinet Indonesia Bersatu pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Ya, dia adalah Sofyan Djalil. Banyak gelar melekat padanya, sehingga Sofyan memiliki lama dan gelar lengkap adalah Dr Sofyan A Djalil SH MA MALD. Sofyan disebut-sebut masuk sebagai kandidat kuat Menteri Koordinator bidang Perekonomian.

Sofyan menjabat Menteri Komunikasi dan Informatika sejak Oktober 2004 hingga Mei 2007 di Kabinet Indonesia Bersatu, pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla. Dalam satu proses perombakan (reshuffle kabinet), kurun waktu 2007 hingga 2009, Sofyan mengemban jabatan sebagai Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Indonesia pada kabinet serupa. Ia menggantikan Sugiharto

Latar belakang pendidikan laki-laki kelahiran Aceh, 23 September 1953 adalah sarjana hukum bidang hukum bisnis lulusan Universitas Indonesia Jakarta, tahun 1984. Kemudian dua gelar master di bidang kebijakan publik (MA, 1989) dan hubungan ekonomi internasional (MALD, 1991), dan terakhir gelar doktor bidang studi "International Financial and Capital Market Law and Policy" (PhD, 1993).

Tahun 1976, seperti dimuat situs nanggroe.info, Sofyan hijrah ke Jakarta. Kedatangannya ke Jakarta terkait dengan keikutsertaan sebagai delegasi Aceh dalam Muktamar Nasional Pelajar Islam Indonesia (PII). Selama sekolah di madrasah, Sofyan adalah seorang aktivis PII Aceh.

Tahun 1977, Sofyan mendapat pekerjaan sebagai pengurus mesjid di Pusdiklat Kejaksaan Agung. Setahun kemudian pada tahun 1978, usai bekerja ia kuliah sore melanjutkan pendidikannya di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH-UI) bidang studi hukum bisnis dan tamat pada tahun 1983.

Setelah lulus kuliah, Sofyan menjadi peneliti pada CPIS (Center for Policy and Implementation Studies), Departemen Keuangan dan menangani berbagai proyek penelitian seperti Kupedes dan Simpedes dari BRI, masalah Keluarga Berencana, Evaluasi Sekolah Dasar Inpres, Program Restrukturisasi BUMN, Perdagangan Internasional dan Kerjasama Regional, dan lain-lain.

Ketika tahun 1985 CPIS berencana menyekolahkan beberapa orang penelitinya ke luar negeri, nama Sofyan ikut terpilih dari sekian banyak calon. Ia terlebih dahulu mengikuti Graduate Record Examination (GRE) dan harus mempelajari matematika. Kemudian Sofyan melanjutkan pendidikannya di Tufts University, Amerika Serikat dan menamatkannya pada tahun 1993 dan saat itu Sofyan menjadi orang Indonesia pertama yang berhasil meraih gelar doktor dari Fletcher School of Law and Diplomacy - Tufts University, AS.

Sofyan berasal dari keluarga sederhana di Peureulak, Aceh Timur. Menteri BUMN era SBY-JK (2007-2009) ini sadar kemampuan ayahnya yang tukang cukur dan ibunya yang guru ngaji, sehingga saat kecil mencari uang dengan menjual telur itik di daerahnya.

Suatu ketika, Sofyan Djalil berkenalan dengan Ratna Megawangi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) sampai mereka menjalani kehidupan keluarga dan kuliah di Amerika Serikat. Dari pernikahannya dengan Ratna, Sofyan dikaruniai tiga anak. (Rendy Adrikni Sadikin)

Biofile

Nama Lengkap: Sofyan Djalil
Tempat/Tanggal Lahir: Aceh, 23 September 1953
Nama Istri: Ratna Megawangi

Riwayat Pendidikan

  • Sarjana Hukum Bisnis Universitas Indonesia, Jakarta, S1 tahun 1984
  • Master of Arts (MA) bidang studiPublic Policydari School of Arts and Sciences, Tufts University, Medford, Massachusetts, Amerika Serikat, S2 tahun 1989
  • Master of Arts (M.A.) International Economic Relation, The Fletcher School of Law and Diplomacy, Tufts University, Medford, Massachusetts, AS, S2 tahun 1991
  • Doktor bidang studi "International Financial and Capital Market Law and Policy" (PhD), The Fletcher School of Law and Diplomacy, Tufts University, Medford, Massachusetts, AS, S3 tahun 1993.

Riwayat Pekerjaan

  • Anggota Tim Ahli, Komite Nasional Good Corporate Governance, 2001 - Sekarang
  • Anggota Tim Pakar, Departemen Kehakiman dan HAM RI, 2001 - Sekarang
  • Tim mediasi perundingan pemerintah RI dan GAM di Helsinki, Finlandia, 2004 - 2005
  • Managing Partner, Sofyan Djalil & Partners,
  • Komisaris Independen, PT Kimia Farma Tbk, 2003 - Sekarang
  • Menteri Komunikasi dan Informatika, 2004 - 2007
  • Menteri BUMN, 2007 - 2009
 
Sumber: tribunnews.com - 26 Oktober 2014
 

Bikin Pimpinan Tandingan, Koalisi Pro Jokowi di DPR Angkat Pramono Anung Jadi Ketua

Anggota DPR dari KIH membentuk pimpinan DPR tandingan, Rabu (29/10/2014) di gedung DPR RI Jakarta.
pemiluindonesiaku.blogspot.com - Koalisi Indonesia Hebat (KIH) atau koalisi pendukung pemerintahan Jokowi-JK di DPR RI memutuskan untuk menyampaikan mosi tidak percaya kepada pimpinan DPR bentukan Koalisi Merah Putih (KMP).

KIH akhirnya menetapkan pimpinan DPR tandingan yang dipandang layak untuk memimpin.

"Kami menunjuk nama yang kami pandang layak untuk pimpinan sementara," kata Politisi PDI Perjuangan Arif Wibowo diruang rapat Komisi V DPR, Jakarta, Rabu (29/10/2014).

Pimpinan tersebut terdiri Ketua DPR Pramono Anung (PDIP), Wakil Ketua DPR Abdul Kadir Karding (PKB), Syaifullah Tamliha (PPP), Patrice Rio Capella (NasDem) dan Dossy Iskandar (Hanura).

"Ini kesepekatan sekaligus komitmen dari kerjasama lima parpol di DPR yang juga meneguhkan diri sehingga partai pendukung pemerintah Jokowi-JK," kata Arif.

Dalam pertemuan tersebut dihadiri oleh lima fraksi yang terdiri dari PDIP, NasDem, PKB, PPP dan Hanura.

Terlihat Ketua Fraksi NasDem Victor Laiskodat, Wakil Ketua Fraksi Johnny G Plate, Sekjen Hanura Dossy Iskandar, Wasekjen PPP Syaifullah Tamliha, Anggota Dewan Syuro PKB Maman Imanulhaq dan Wasekjen PKB Daniel Johan.

Arif mengatakan pihaknya menyesalkan cara pimpinan DPR memimpin rapat paripurna. "Pimpinan mengabaikan hak pokok anggota menyampaikan pendapat, seringkali mengabaikan interupsi bila tidak berasal dari kubunya," ujar Arif.

Ia juga melihat pimpinan melakukan keberpihakan pada sidang untuk kelompok tertentu. Sehingga hal itu melanggar tata tertib dimana pimpinan harus bersikap adil.

"Maka dengan sesungguhnya dan sesadarnya kami ambil sikap mosi tidak percaya lada pimpinan DPR RI," katanya. (tribunnews.com - 29102014)

Rabu, 29 Oktober 2014

Profil Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi

pemiluindonesiaku.blogspot.com - Yuddy Chrisnandy lahir pada tanggal 29 Mei 1968 di Bandung, Jawa Barat. Ia meniti karir politiknya dari Partai Golkar sebelum akhirnya bergabung bersama Wiranto di Partai Hanura.

Pada periode 2004-2009, Yuddy dipercaya untuk menjabat sebagai Ketua Departemen Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi DPP Partai Golkar. Namun karier politiknya di Partai Golkar tak berlanjut.

Semenjak ia tak berhasil menjadi Ketua Umum Partai Golkar, ia pun berlabuh ke Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Di partai yang dipimpin oleh Wiranto ini, ia terpilih sebagai Ketua DPP (Dewan Pimpinan Pusat) Partai Hanura. Yuddy juga memegang jabatan sebagai Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (BAPPILU) periode 2010-2015.

Sebelum Yuddy terjun ke dunia politik, ia adalah seorang akademisi. Ia pernah menjadi dosen di beberapa perguruan tinggi.

Yuddy  pernah mengajar di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Satya Darma Singaraja, Bali. Ia juga sempat mengajar di STIE Latifah Al Mubarokah, Suryalaya Tasikmalaya.

Pada 1997-2001, Yuddy menjadi Dosen Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen, Universitas Trisakti. Pada 2005, Ia juga pernah menjadi dosen PPS-Studi Ilmu Politik FISIP, Universitas Indonesia. Hingga saat ini, Yuddy masih tercatat sebagai pengajar tetap di Fakultas Ekonomi Universitas Nasional, Jakarta.

Yuddy merupakan lulusan S1 dari Universitas Padjajaran Fakultas Ekonomi. Gelar S2 diperolehnya dari Universitas Indonesia bidang ilmu ekonomi. Gelar S3 ia peroleh di univesitas yang sama, Universitas Indonesia dengan mengambil bidang ilmu politik. (nasional.republika.co.id - 26102014)

Profil Rudiantara Menteri Komunikasi dan Informatika

pemiluindonesiaku.blogspot.com - Presiden Indonesia Jokowi akhirnya mengumumkan Nama Menteri Kabinetnya. Untuk jabatan Menteri Komunikasi dan juga Informatika (Menkominfo), Presiden Indonesia memberikan kepercayaan ke-pada Rudiantara.

Rudiantara menyisihkan nama-nama yg lain yang sempat disebut-sebut bakal men-jadi Menkominfo, seperti Niken Widiastuti (Dirut RRI), Richardus Eko Indrajit (Ketua APTIKOM), Gatot S. Dewa Broto (Deputi Bidang Harmonisasi dan juga Kemitraan Kemenpora, Mantan Humas Kemenkomifo) ataupun Onno W. Purbo (Akademisi dan juga Praktisi TI).

Nama Lengkap: Rudiantara

Agama: Islam

Area Lahir: Bogor, Jawa Barat

Tanggal Lahir: Minggu, tiga Bulan mei 1959

Zodiac: Taurus

Warga Negara: Indonesia

RIWAYAT SINGKAT RUDIANTARA

Rudiantara bisa dikatakan sebagai sosok kawakan di industri telekomunikasi. Laki-laki kelahiran Bogor tiga Bulan mei 1959 ini pernah berkarir di Indosat, Telkomsel, Excelcomindo (kini XL Axiata) dan juga Telkom. Rudiantara terakhir masih tercatat selaku salah 1 komisaris Indosat.

Semenjak tahun 1996, Rudiantara dipercaya selaku Chief Operating Officer di PT Telekomindo di tahun 1996. 11 tahun setelahnya dihabiskan oleh Rudiantara di beragam jabatan eksekutif di Indosat maupun Telkomsel. Baru di tahun 2005 Rudiantara memperoleh salah satu posisi direktur di PT XL Axiata Tbk yang dulu masih bernama PT Excelcomindo Pratama Tbk.

Keberhasilan tersebut yang bisa jadi memacu Rudiantara untuk mengadu nasib selaku Wakil Dirut PLN di tahun 2006. Selama dua tahun di perusahaan listrik plat merah tersebut, Rudiantara mempunyai andil yang sagat besar dalam pengumpulan dana (duit) untuk pembangunan pembangkit listrik sepuluh ribu megawatt meskipun akhirnya dia mengundurkan diri di tahun 2009.

Rudiantara sempat menikmati dunia perkeretaapian dengan memegang jabatan rangkap selaku CEO Bukitasam Transpacific Railways dan juga CEO Transpacific Railways Infrastructure (TRI).

Selaku Menteri Kominfodi era kabinet Jokowi Jk, Rudiantara menghadapi tugas berat membereskan permasalahan TI di Indonesia hingga 5 tahun menuju depan. Tantangan yang hendak dihadapi antara yg lain peningkatan infrastruktur dan juga kecepatan internet dan juga tata kelola frekuensi di Indonesia. (idjoel.com 27102014)



Selasa, 28 Oktober 2014

Profil Dan Biodata Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly

Nama Lengkap : Yasonna H. Laoly

Agama : Kristen

Tempat Lahir : Sorkam

Tanggal Lahir : Rabu, 27 Mei 1953

Zodiac : Gemini


BIOGRAFI

Lewat daerah pemilihan Sumatera Utara 2, DR. Yasonna H. Laoly, SH, M.Sc bisa terpilih kembali sebagai anggota DPR RI periode 2009-2014. Ia bertugas di Komisi II yang membidangi Pemerintahan Dalam Negeri, Aparatur Negara, Otonomi Daerah, dan Agraria. Selain itu Wakil Sekretaris Fraksi PDIP ini juga menjabat sebagai Anggota Badan Anggaran.

Yasonna memenangkan 70.073 suara dari Kabupaten Labuhan Ratu, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kota Padang Sidempuan, Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Selatan, Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Samosir, Kabupaten Padang Lawas Utara, dan Kabupaten Padang Lawas.

Bernomor anggota A-321, kemenangan Yasonna tak lepas dari dukungan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Ia juga memenangkan kursi di DPR periode 2004-2009 lewat partai yang sama.

Yasonna menikah dengan Elisye Widya dan sudah dikaruniai 4 anak. Ia meraih gelar Doktor (PhD) setelah menyelesaikan studi di North Carolina State University Raleight, Amerika, pada tahun 1994.

Riset dan Analisis: Yunita Rachmawati

PENDIDIKAN

Doktor North Carolina State University Raleight, Amerika Serikat.
 
Sumber: http://fokusterkini.com - 28 Okrober 2014

Profil Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu

pemiluindonesiaku.blogspot.com - enderal (Purn) TNI Ryamizard Ryacudu masuk dalam susunan kabinet Kabinet Kerja periode 2014-2019 yang dipimpin oleh Joko Widodo-Jusuf Kalla. Ia didapuk untuk menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

Namanya disebut Presiden Joko Widodo dalam pengumuman di halaman Istana Negara, Minggu (26/10/2014).

Berikut profil singkatnya:

PROFIL :

Nama Lengkap : Ryamizard Ryacudu
Tempat, Tanggal Lahir : Kota Palembang, Sumatera Selatan, 21 April 1950
Agama : Islam
Jabatan : KSAD (4 Juni 2002-18 Februari 2005)
Alamat Rumah :
  1. Komp. Pati AD D-1 Jln. Jend. Gatot Subroto Jakarta Selatan Telp. (021) 520-3280 Faks. (021) 526-4642, 381-1089
  2. Jln. Flamboyan F-71 Cijantung, Jakarta Timur Telp. (021) 840-0149

PENDIDIKAN :

Umum :
  • Akabri ( 1974 )

Khusus :
  • Kursus Dasar Kecabangan Infanteri ( 1975 )
  • Susjurpa Intel Pur ( 1978 )
  • Suspa Staf Yonif ( 1979 )
  • Airborne ( 1984 )
  • Free fall ( 1985 )
  • Kursus Staf Tempur (Susstaf Pur) ( 1986 )
  • Sussar Para ( 1988 )
  • Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) ( 1990 )
  • Sesko ABRI ( 1996 )

PERJALANAN KARIER :

TNI/POLRI :
Kepangkatan :
  • Letda ( 1974 )
  • Lettu ( 1977 )
  • Kapten ( 1980 )
  • Mayor ( 1987 )
  • Letkol ( 1991 )
  • Kolonel ( 1994 )
  • Brigjen ( 1996 )
  • Mayjen ( 1998 )
  • Letjen ( 2000 )
  • Jenderal ( 2002 )

Jabatan :
  • Komandan Kompi Pelajar, Komando Takalar Kalimantan Timur ( 1976 )
  • Komandan Kompi Pelajar, Komando Pendidikan (Dodik), Kodam XII/Tanjungpura ( 1976 )
  • Komandan Peleton Kodam XII/Tanjungpura ( 1976 )
  • Komandan Kompi Secaba, Dodik, Kodam XII/Tanjungpura ( 1977 - 1977 )
  • Komandan Batalyon 641 dan 642, Kodam XII/Tanjungpura ( 1980 )
  • Kepala Seksi-2/Opersasi Yonif 641 ( 1982 - 1982 )
  • Kepala Seksi Operasi Linud Brigif 17 Kujang ( 1987 )
  • Wakil Danyon 305 Tengkorak Kujang Kostrad ( 1988 - 1988 )
  • Danyon Linud 305 Tengkorak Kujang ( 1990 - 1990 )
  • Kepala Staf Brigif 17 Kujang I Kostrad ( 1991 - 1991 )
  • Komandan Kontingen Garuda XII-B ( 1992 - 1992 )
  • Komandan Sektor 5 Barat, Kamboja ( 1992 - 1992 ) "Dipercaya oleh Pasukan PBB di Kamboja (UNTAC)"
  • Komandan Brigade Infanteri 17 Ku ( 1994 - 1994 )
  • Asisten Operasi Kodam VII/Wirabu ( 1995 - 1995 )
  • Danrem 044 Garuda Dempo Kodam II ( 1995 - 1995 )
  • Kepala Staf Divisi II Kostrad ( 1996 - 1996 )
  • Kepala Staf Kodam II/Sriwijaya ( 1997 - 1997 ) "Merangkap Wakil Ketua Tim Pengamanan Hutan Terpadu"
  • Panglima Divisi II Kostrad, Jawa ( 1998 - 1998 )
  • Kepala Staf Kostrad ( 1998 - 1998 )
  • Pangdam V/Brawijaya ( 1999 - 1999 )
  • Pangdam Jaya ( 1999 - 2000 )
  • Pangkostrad ( 2000 - 2002 )
  • KSAD ( 2002 - 2004 )

Penugasan :
  • Operasi Gabungan bersama TDM, Malaysia ( 1976 - 1982 )
  • Operasi Tumpas PGRS/Paraku ( 1978 )
  • Operasi Kala (PGRS) ( 1981 )
  • Operasi Kemudi I Malindo ( 1982 )
  • Operasi Kemudi II Malindo ( 1983 )
  • Operasi Seroja Timtim ( 1983 - 1984 )
  • Latihan KRI Kura ( 1984 )
  • Operasi Seroja Timtim ( 1986 )
  • Operasi Seroja Timtim ( 1987 - 1988 )
  • Darsasa Malaysia ( 1991 )
  • OJT, Australia ( 1991 )
  • Kontingen Garuda XII ( 1992 - 1993 )
  • Konferensi Opsus di Hawaii AS ( 1993 )
  • Operasi Seroja Timtim ( 1994 - 1995 )
  • KKLN Posko ABRI di Beijing, Cina ( 1996 )

PENGHARGAAN :

  • Satya Lencana Garuda XII/Santi D
  • Satya Lencana Seroja
  • Satya Lencana Dwidyasistha
  • Satya Lencana Kesetiaan VIII Tahun
  • Medali PBB PBB
  • Satya Lencana Kesetiaan XVI Tahun
  • Kartika Eka Paksi Nararya III
  • Satya Lencana Kesetiaan XXIV Tahun
  • Kartika Eka Paksi Pratama
  • Yudha Dharma Nararya
  • Bintang Dharma
  • Yudha Dharma Pratama

KELUARGA :

  • Nora Tristyana (isteri)
  • Anak: 3 orang
Sumber: tribunnews.com - 26 Oktober 2014
 

Senin, 27 Oktober 2014

Profil Dan Biodata Retno Lestari Priansari

Menlu (Menteri Luar Negeri) Indonesia 2014-2019 Kabinet Jokowi JK


pemiluindonesiaku.blogspot.com -Profil dan biodata Retno Lestari Priansari yang ditunjuk sebagai Menlu (Menteri Luar Negeri) Indonesia 2014-2019 dalam kabinet kerja Jokowi JK memiliki sejarah tersendiri. Retno merupakan Menteri Luar Negeri perempuan pertama di negara ini. Latar belakang sebagai diplomat kenyang pengalaman adalah modal besar bagi istri Agus Marsudi tersebut.

Retno Lestari Priansari telah memiliki rentang karier yang luar biasa sebelum ditunjuk masuk dalam kabinet Jokowi JK. Ia adalah dubes karir termuda dalam sejarah Indonesia, dan terakhir menjabat sebagai duta besar untuk kerajaan Belanda. Dalam keseharian, Retno dikenal sebagai pribadi yang energik, tegas, dan ramah.

Lulusan termuda Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) UGM pada 1985 ini berasal dari almamater yang sama dengan Jokowi. Bahkan sebelum merampungkan kuliah, Retno sudah direkrut oleh Departemen Luar Negeri berkat prestasi akademik yang cemerlang.

Retno pernah terlibat sebagai Tim Pencarian Fakta (TPF) dalam kasus meninggalnya aktivis HAM, Munir. Selain itu dikutp oleh VIVAnews, Retno juga berpengalaman sebagai utusan khusus presiden untuk masalah Aceh (2004) dan Moratorium Utang (2005).

Ia juga pernah menjabat sebagai duta besar untuk Norwegia dan Islandia. Ia juga pernah mencicipi jabatan sebagai Direktur Jenderal Amerika dan Eropa selama empat tahun sejak 2008.

Seperti halnya menteri-menteri lain dalam Kabinet Kerja Jokowi-JK, Retno Lestari Priansari diyakini memiliki filosofi yang klop dengan presiden. Ia dikenal terbuka dengan perubahan. Retno juga memiliki konsep bahwa diplomasi Indonesia di tingkat internasional akan lebih mengutamakan diplomasi ekonomi.

Berikut ini profil singkat Retno Lestari Priansari.

Nama : Retno Lestari Priansari Marsudi

Tempat/ Tanggal Lahir: Semarang, Jawa Tengah, 27 November 1962

Pendidikan Terakhir : Magister dari Haagsche Hooge School Den Haag

Jabatan Terakhir: Duta Besar RI di Den Haag, Belanda

Sumber: sidomi.com - 27 Oktober 2014

Profil Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo

pemiluindonesiaku.blogspot.com - Tjahjo Kumolo lahir pada 1 Desember 1957 di Surakarta, Jawa Tengah. Ia merupakan Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan periode 2010-2015.
Sebelumnya, ia menjabat sebagai ketua DPP Bidang Politik PDIP. Pada saat itu, ia juga sempat menjabat sebagai Ketua Umum KNPI.

Tjahjo pernah terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2009–2014 dari PDIP. Saat itu, ia juga menjadi Ketua Fraksi PDIP di DPR RI dan anggota Komisi I.

Tjahjo menamatkan Sekolah Dasar di semarang pada 1970. Setelah itu, ia melanjutkan ke SMP Negeri 4 Semarang.

Pada 1976, Tjahjo lulus dari SMA Negeri 1 Semarang pada 1976. Kemudian ia melanjutkan studi ke Universitas Diponegoro mengambil konsentrasi bidang hukum. Lalu ia kembali menamatkan studi di Lembaga Ketahanan Nasional Jakarta pada 1994.

Nama Tjahjo Kumolo adalah salah satu tulang punggung kekuatan PDIP. Ia menjadi salah satu orang kepercayaan Megawati Soekarnoputri.

Sumber: nasional.republika.co.id - 26 Oktober 2014 

Profil Singkat Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdijatno

Tedjo Edhy Purdijatno
pemiluindonesiaku.blogspot.com - Presiden Joko Widodo, Minggu (26/10) mengumumkan kabinetnya. Tedjo Edhy Purdijato ditunjuk sebagai menteri koordinator bidang politik, hukum, dan keamanan (polhukam). Berikut profil singkatnya:

Nama : Tedjo Edhy Purdijatno
Tempat dan Tanggal Lahir: Magelang, Jawa Tengah, 20 September 1952 (62 tahun)
Pendidikan Terakhir : Sesko ABRI dan Lemhannas
Jabatan Terakhir : Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Laut
 
Sumber: beritasatu.com - 26 Oktober 2014

Profil Dan Biodata Sudirman Said

Sudirman Said Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) Kabinet Jokowi JK 2014-2019
pemiluindonesiaku.blogspot.com - Sudirman Said terpilih menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Menteri ESDM) Kabinet Kerja Jokowi JK 2014-2019. Pria yang dikenal sebagai tokoh anti korupsi ini menjadi salah satu menteri yang akan turut bekerja di kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Berikut ini profil dan biodata Sudirman Said.

Lahir di Brebes, Jawa Tengah, pada tanggal 16 April 1963, Sudirman Said cukup matang di ranah pertambangan. Karirnya sebagai pekerja rehabilitasi kawasan bencana, eksekutif di industri minyak dan gas, serta direktur utama perusahaan senjata nasional, membuat Jokowi jatuh hati pada tokoh berusia 51 tahun ini dan menunjuk Sudirman Said sebagai Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral RI.

Sudirman Said merupakan alumni Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) lulusan 1990 di mana kini ia menjabat sebagai Ketua Umum Ikanas Keuangan-STAN untuk periode 2013-2016. Untuk gelar master di Bidang Administrasi Bisnis, Sudirman Said memperolehnya dari George Washington University, Washington DC, Amerika Serikat, pada tahun 1994.

Citra sebagai tokoh anti korupsi telah melekat pada dirinya. Sudirman Said adalah salah seorang pendiri Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI) dan Indonesia Institute for Corporate Governance (IICG). Ia juga pernah ditunjuk sebagai penanggung jawab sementara Rektor Universitas Paramadina ketika Nurcholish Madjid (Cak Nur, Alm.) terbaring karena sakit.

Karir Sudirman Said di bidang energi dan sumberdaya mineral pun cukup mentereng. Ia pernah dipercaya sebagai Staf Ahli Direktur Utama PT Pertamina, Direktur Umum dan Sumber Daya Manusia Pertamina, hingga Koordinator Restrukturisasi Aset dan Anak Usaha Pertamina.

Ia juga sempat menjabat sebagai Direktur Human Capital PT Petrosea Tbk dan Wakil Direktur Utama PT Petrosea, lalu Direktur Utama PT Pindad yang bergerak di bidang persenjataan atas rekomendasi Menteri BUMN saat itu, Dahlan Iskan. Sudirman Said pernah pula menjadi Executive Director APEC CEO Summit 2013 yang digelar pada 1-8 Oktober 2013 di Bali.

Sumber: sidomi.com - 27 Oktober 2014


Profil Dan Biodata Arif Yahya Menteri Pariwisata Indonesia

Menteri Pariwisata Indonesia 2014-2019 Kabinet Kerja Jokowi JK


pemiluindonesiaku.blogspot.com -Ir. Arief Yahya, M.Sc. telah ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjabat sebagai salah satu menteri di kabinet pemerintahannya bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Berikut ini akan dibahas mengenai profil singkat dan biodata Arief Yahya, Menteri Pariwisata Kabinet Kerja Jokowi JK 2014-2019.

Sebelum dipercaya untuk mengemban jabatan sebagai Menteri Pariwisata Republik Indonesia, putera daerah Banyuwangi, Jawa Timur, ini adalah CEO PT Telekomunikasi Indonesia. Arief Yahya menjabat sebagai CEO PT Telkom sejak tanggal 11 Mei 2014 untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Rinaldi Firmansyah.

Arief Yahya lahir di Banyuwangi pada tanggal 2 Maret 1961 dan di wilayah paling timur di Pulau Jawa itulah ia menghabiskan masa kecil hingga remajanya. Selepas lulus dari SMA/SMPP 1 Banyuwangi, Arief Yahya pergi ke barat untuk melanjutkan studi di Institut Teknologi Bandung.jurusan Teknik Elektro.

Ia sempat mengenyam pendidikan di Universitas Surrey, Inggris, untuk program Telematics atau Software & Telecommunications). Setelah itu, Arief Yahya pulang ke tanah air untuk menempuh program doktoral di Universitas Padjadjaran Bandung dan akhirnya bergabung dengan Telkom.

Selama berkarir di Telkom, Arief Yahya telah mengukir banyak prestasi, sebut saja The Best Kandatel (Kantor Daerah Telekomunikasi), Pemasaran Telepon Terbaik Telkom Jakarta, hingga meraih penghargaan Gema Telkom Award sebanyak 2 kali.

Selain itu, ia juga mendapatkan penghargaan atas keberhasilan kecepatan Recovery Fastel akibat bencana banjir di Kawasan Segitiga Emas Jakarta untuk Telkom Jakarta Barat tahun 2002, Kandatel Terbaik Malcolm Baldrige National Quality Award, Kepala Divisi Regional (Kadivre) Terbaik The Best Sponsor.

Kemudian, Zero Accident Award Penghargaan Kecelakaan Kerja Nihil 2003 dari Menakertrans, Penghargaan Management War Room Terbaik 2003, The Best Jalur Komando Award dari Panglima Daerah VI Kalimantan, Divre Terbaik Rocky of The Year 2003, dan masih banyak lagi prestasi yang pernah ditorehkan oleh Arief Yahya.

Lama di bidang telekomunikasi, lantas apa alasan Jokowi menempatkan Arief Yahya sebagai Menteri Pariwisata? Ternyata, keandalan Arief Yahya di bidang marketing menjadi dasar utamanya. Jokowi berharap Arief Yahya bisa mengembangkan dan mengenalkan pariwisata Indonesia ke mancanegara dengan maksimal.


“Pak Arief Yahya adalah CEO PT Telekomunikasi Indonesia yang profesional dan mumpuni dan pemasaran, dan penerima anugerah Marketer of the Year 2013,” ujar Jokowi saat mengenalkan Arief Yahya sebagai Menteri Pariwisata di Istana Negara, Minggu (26/10/2014) lalu.

Sumber: sidomi.com - 27 Oktober 2014

Profil Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti

pemiluindonesiaku.blogspot.com - Susi Pudjiastuti lahir pada 15 Januari 1965, pangandaran, Ciamis, Jawa Barat. Wanita ini adalah pemilik dan Presdir Presdir PT ASI Pudjiastuti Marine Product dan PT ASI Pudjiastuti Aviation.

PT ASI Pudjiastuti Marine product adalah perusahaan yang bekerja dalam bidang eksportir hasil-hasil perikanan. Sedangkan  PT ASI Pudjiastuti Aviation adalah perusahaan operator penerbangan Susi Air yang berasal dari Jawa Barat.

Susi AIR memiliki 50 unit pesawat berbagai jenis. Jenis-jenis pesawat tersebut yaitu  Grand Caravan 208B, Piaggio Avanti II, Pilatus Porter, serta Diamond DA 42. Sebagian besar pesawat ini dioperasikan di daerah luar Jawa seperti Papua dan Kalimantan.

Maskapai Susi Air ini menjelajah ke sejumlah wilayah Indonesia. Bahkan, menjelajah wilayah yang jarang terjamah, seperti Cilacap, Pangandaran, Nusa Tenggara, Ambon, dan lain-lain.

Susi Pudjiastuti hanya mengenyam pendidikan hingga SMA. Bahkan, pada saat ia berusia 17 tahun, ia sudah memutuskan untuk berhenti sekolah.

Ia memutuskan berhenti sekolah pada saat kelas II SMAN Yogyakarta. Alasannya, karena Susi aktif dalam gerakan golput pada masa itu. Dengan alasan tersebut, Susi pun dikeluarkan dari sekolah.   Setelah itu, ia mulai bekerja berbagai macam pekerjaan dengan hanya modal ijazah SMP.

Susi sudah mengalami tiga kali pernikahan. Suami terakhirnya adalah Christian von Strombeck. Christian merupakan seorang ekspatriat yang pernah bekerja di IPTN (Industri Pesawat Terbang Nusantara). Dari suami terakhir inilah, Susi mendapat inspirasi untuk mengembangkan bisnis penerbangan. (nasional.republika.co.id 26102014)

Profil Dan Biodata Ignasius Jonan

Menteri Perhubungan Indonesia Kabinet Kerja Jokowi JK 2014-2019

pemiluindonesiaku.blogspot.com - Seperti yang telah diprediksi banyak pihak sebelumnya, nama Ignasius Jonan masuk dalam daftar menteri yang akan bekerja di pemerintahan Kabinet Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla. Inilah profil dan biodata Ignasius Jonan, Menteri Perhubungan Indonesia Kabinet Kerja Jokowi JK 2014-2019.

Ignasius Jonan adalah sosok yang sudah tidak asing di bidang perhubungan di tanah air. Jabatan terakhir yang disandang lelaki berusia 51 tahun ini adalah Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang diembannya sejak tahun 2009. Di bawah pimpinan Ignasius Jonan, masyarakat dapat melihat dan merasakan peningkatan pelayanan PT KAI.


“Kita tahu semuanya bahwa dia (Ignasius Jonan) adalah Dirut PT Kereta Api Indonesia kemudian profesional yang berpengalaman dalam pengelolaan sektor transportasi publik,” ujar Presiden Jokowi saat mengumumkan nama Ignasius Jonan sebagai Menteri Perhubungan RI.

Lahir di Singapura pada tanggal 21 Juni 1963, Ignasius Jonan adalah lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Jurusan Akuntansi, Universitas Airlangga Surabaya. Kemudian, ia melanjutkan studinya ke Fletcher School, Tufts University, Amerika Serikat.

Ignasius Jonan sempat merintis karir di bidang lain sebelum berkiprah di PT KAI. Ia menjabat sebagai Direktur Citibank/Citigroup dari tahun 1999 hingga 2001, kemudian mengampu jabatan selaku Direktur Utama PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) dari tahun 2001 hingga 2006 dan berlanjut sebagai Managing Director hingga 2009.


Mengenai penunjukannya sebagai Menteri Perhubungan oleh Presiden Jokowi, Ignasius Jonan hanya mengatakan biasa saja. Yang jelas, ia berjanji untuk bekerja maksimal demi lebih baiknya transportasi di Indonesia. ”Biasa saja. Karena ini bekerja, bukan jabatannya,” ujarnya.

Biodata Singkat

Nama: Ignasius Jonan
Tempat, Tanggal Lahir: Singapura, 21 Juni 1963
Pendidikan: Universitas Airlangga Surabaya, Tufts University AS
Jabatan Terakhir: Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI)
Jabatan Terkini: Menteri Perhubungan Republik Indonesia

Sumber: sidomi.com - 27 Oktober 2014

Profil Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo

pemiluindonesiaku.blogspot.com - Presiden Joko Widodo menunjuk Indroyono Soesilo sebagai Menteri Koordinator Kemaritiman dalam Kabinet Kerja periode 2014-2019. Pengumuman dilakukan di halaman Istana Negara, Minggu (26/10/2014).

Indroyono dipercaya Jokowi untuk menjabat posisi baru ini menyusul cita-cita komitmen Jokowi menggencarkan program pembangunan berlandaskan maritim di Indonesia. Jokowi berniat mengembalikan kejayaan maritim saat zaman kerajaan Sriwijaya. Berikut profil singkat Indroyono:

Nama Lengkap : Indroyono Soesilo
Tempat, Tanggal Lahir : Bandung, Jawa Barat, 27 Maret 1955
Agama : Islam
Jabatan : Kepala Badan Riset Kelautan dan Perikanan Departemen Kelautan dan Perikanan
 

PENDIDIKAN :

Umum :
  • Jurusan Teknik Geologi ( 1978 )
  • Jurusan Remote Sensing University Michigan, Amerika Serikat ( 1981 )
  • Jurusan Geologic Remote Sensing The University of Iowa, Amerika Serikat ( 1987 )
 
Khusus :
  • Remote Sensing Satellite Ground Station Management Training, Canada, ( 1992 )

PERJALANAN KARIER :

Pekerjaan :
  • Dosen luar biasa kursus staf senior TNI-AD Seskoad Bandung ( 1991 )
  • Asisten laboratorium petrografi dan asisten kampus lapangan geologi, Karang Sambung Dep. Teknik ITB ( 1976 - 1978 )
  • Research asistant, Department of Geology, Amerika Serikat The University of Iowa ( 1981 - 1986 )
  • Teaching assistant, Department of Geology The University of Iowa, Amerika Serikat ( 1983 - 1986 )
  • Dosen luar biasa Sesko ABRI Bandung ( 1988 - 1989 )
  • Dosen luar biasa, jurusan Meteorologi dan Geofisika ITB ( 1994 - 1995 )
  • Dosen luar biasa Program Pascasarjana Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Surabaya ( 1995 )
  • Dosen luar biasa Fakultas Teknologi Mineral Jurusan Teknik Geologi Universitas Trisakti (1996)
  • Dosen Fakultas MIPA UI ( 1997 )

Pemerintahan :
  • Direktur Jenderal Penyerasian Riset dan Eksplorasi Laut Departemen Kelautan dan Perikanan
  • Kepala Subdirektorat Inventarisasi Sumber Daya Alam (Tisda) Matra Dirgantara (BPPT) ( 1992 - 1995 )
  • Direktur Inventarisasi Sumberdaya Alam (Tisda) BPPT ( 1993 - 1997 )
  • Anggota Panitia Tetap Dewan Kelautan Nasional Departemen Kelautan dan Perikanan ( 1997 )
  • Deputi Ketua BPPT, Bidang Pengembangan Kekayaan Alam ( 1997 - 1998 )
  • Deputi Kepala BPPT Bidang Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam ( 1998 )
  • Kepala Badan Riset Kelautan dan Perikanan ( 2001 )

KEGIATAN LAIN :

  • Ketua Kelompok Kerja Sumberdaya Alam dan Lingkungan Dewan Pengembangan Kawasan Timur Indonesia ( 1997 )
  • Anggota Dewan Riset Nasional (DRN) ( 1999 )

PENGHARGAAN :

  • Worldwide Permina Foundation Award USA ( 1980 )
  • Indonesian Cultural Foundation Award USA ( 1981 )
  • Isabel-Demple Foundation Award USA ( 1984 )
  • Member, Sigma XI, Scientific Research Honor Society USA ( 1987 )
  • Adhicipta Rekayasa Persatuan Insinyur Indonesia ( 1993 )
  • Satya Lencana Pembangunan RI ( 1995 )
  • Who's Who of The World ( 1998 )
  • Satya Lencana Karya Satya X Tahun ( 1999 )
  • Bintang Ajasa Utama ( 1999 )

KELUARGA :

- DR.Ir. Dwisuryo Indroyono Soesilo M.Sc., A.P.U (isteri)
 
Sumber: tribunnews.com 26 Oktober 2014
 

Profil Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago

pemiluindonesiaku.blogspot.com - Andrinof A Chaniago didaulat sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dalam Kabinet Kerja Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Penetapan ini diumumkan Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Minggu (26/10/2014).

Lantang dan selalu menyuarakan pemikiran pembangunan yang berbeda dari gagasan arus utama (mainstream) adalah karakter yang dikenal melekat pada diri Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Andrinof A. Chaniago.

Di tangan pria kelahiran 3 November 1962 inilah, Presiden Joko Widodo mengharapkan program pembangunan berorientasi kesejahteraan rakyat dapat direncanakan dan diimplementasikan dengan baik. Bappenas juga diharapkan dapat menjadi Lembaga yang berperan kuat dan mampu mengkoordinasi rencana pembangunan pemerintah pusat dan daerah.

Andrinof merupakan salah satu representasi janji Jokowi untuk menunjuk menteri dari kalangan profesional dan akademisi.

Pria berkumis ini adalah ahli kebijakan publik dan perencanaan yang lulus dari program Magister Perencanaan dan Kebijakan Publik Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Dia juga dikenal sebagai akademisi yang sangat aktif mengikuti pelatihan dan seminar pembangunan di luar negeri.

Dia pernah mengenyam pendidikan di The National Development Courses dari Fu Hsing Kang College, Taipei, Taiwan, (2004). Selain itu, dia juga mengikuti pelatihan dan seminar bertajuk "Economic Globalization", Wuhan, Tiongkok pada 2007, "Taiwan Economic Development and Planning", di Taipei, Taiwan pada 2006. Kemudian "Sustainable Urban Development" di Touyuan City, Taiwan, 2004, serta "Conflict Mediation", di Oslo dan Troms O, Norwegia, 2003.

"Dia salah satu pemikir yang selalu memberikan gagasan di luar pemikiran 'mainstream', selalu 'out of the box'," kata Ahmad Erani Yustika, kolega Andrinof, yang merupakan Guru Besar Ekonomi Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur kepada Antara, Minggu.

Presiden Jokowi menegaskan Andrinof sebagai akademisi di Kabinet Kerja, diharapkan dapat membuat perencanaan yang mendukung kesuksesan pembangunan.

"Beliau adalah ahli kebijakan publik dan anggaran, Saya mengajak beliau agar pembangunan kita tidak gagal," kata Joko Widodo (Jokowi) saat konferensi pers Anggota Kabinet Kerja 2014-2019 di Jakarta, Minggu

Sejak menempuh pendidikan di UI, Andrinof dikenal sebagai aktivis yang sangat kritis. Kalangan pemikir dari UI mungkin sudah tidak asing lagi dengannya.

Dia pernah menjabat sebagai Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa dan menjadi Ketua Umum Senat Mahasiswa UI. Pemikiran kritisnya itu hingga kini dia suarakan melalui karya-karya tulisan di media massa terkemuka, dan juga buku.

Buku karya Andrinof yang sangat dikenal adalah "Gagalnya Pembangunan: Kajian Ekonomi Politik Akar Krisis Indonesia" yang terbit tahun 2001.

Melalui buku itulah, Andrinof mulai dikenal sebagai peneliti yang tidak hanya "hatam" ilmu pembangunan dan kebijakan publik, namun juga ilmu ekonomi, kesejahteraan rakyat, dan ilmu-ilmu sosial lainnya. Karakter ahli lintas sektor inilah yang dianggap pantas untuk menjadi Kepala Bappenas.

"Kalau baca bukunya Andrinof, bisa dipahami, kalau Andrinof juga mengerti ilmu-ilmu di luar kebijakan publik. Dia juga menguasai ekonomi, dan kesra dan lainnya," ujar Erani.

Tim pemikir

Andrinof dan Erani adalah dua punggawa tim pemikir pembangunan, Visi Indonesia 2033. Melalui tim ini, Andrinof dan para peneliti, pernah menyuarakan pemindahan ibu kota pemerintahan dari Jakarta ke Kalimantan. Tujuan utamanya adalah menciptakan kesejahteraan dan pertumbuhan pembangunan yang berkelanjutan bagi masa depan Indonesia.

Dikutip dari situs resmi tim Visi Indonesia 2033, Andrinof menyatakan, daya dukung Pulau Jawa khususnya Jakarta dan sekitarnya tak memadai lagi untuk ibu kota. Pemindahan ibu kota juga menurut dia lebih efektif mewujudkan Indonesia yang sejahtera berkeadilan, dengan perekonomian yang tumbuh secara berkelanjutan.

Selain itu, pemindahan ibu kota, menurut dokumen Visi Indonesia 2033, diharapkan akan menumbuhkan episentrum baru yang mendekati kawasan tertinggal dan pinggiran.

Paham Jokowi

Banyak kalangan ekonom beranggapan, Kepala Bappenas harus dekat dan pandai berkomunikasi dengan Presiden, menteri lain dan pemerintah daerah. Hal tersebut bertujuan agar perencanaan yang disusun Bappenas dapat disusun dengan matang, dan diimplementasikan dengan baik oleh para pemangku kepentingan.

Alasan orang dekat Jokowi, bukan berarti pemilihan mengandung unsur nepotisme.

Justru, menurut Erani, kedekatan Presiden dengan Kepala Bappenas, mampu memudahkan komunikasi antara dua pihak, sehingga perencanaan pembangunan dapat sesuai dengan konsep Presiden.

Andrinof, pria kutu buku ini dikenal sebagai orang dekat Jokowi. Dia juga dikenal sebagai pemikir yang menjadi "dalang" gagasan-gagasan pembangunan "modal" kampanye Jokowi saat Pilpres 2014.

"Dia itu sangat dekat dengan Jokowi, maka dari itu dia diharapkan mampu menerjemahkan gagasan Jokowi dalam perencaan pembangunan yang matang," kata Erani.

Andrinof juga sepaham dengan gagasan tol laut Jokowi untuk mengurangi biaya logistik dan sekaligus mengurangi ketimpangan ekonomi.

Menurut dia, hal itu dapat mewujudkan cita-cita pemerintah untuk mempercepat kemajuan menuju Indonesia yang maju, dibarengi dengan pemerataan tanpa penyimpangan.

"Ini bisa menjadi alasan. Ke depan nanti, Pak Jokowi akan berbicara tentang tol laut di Terminal Peti Kemas," kata Andrinof, dalam sebuah diskusi di Jakarta, beberapa waktu silam.

Sebagai negara maritim, menurut Andrinof, tol laut merupakan poros penting. Tujuannya, mewujudkan pemerataan pembangunan, dan menghilangkan ketimpangan ekonomi.

Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Enny Sri Hartati, menilai Kepala Bappenas harus mampu menjadi konsolidator perencanaan antara pemerintah pusat dan daerah.

Enny juga meminta Kepala Bappenas terpilih agar mampu meyakinkan menteri-menteri lainnya, bahwa setiap kebijakan yang dikleluarkan pemerintah harus sinkron, dan jangan mengurangi manfaat kebijakan salah satu Kementerian atau Badan.

Menurut Enny, banyak program pembangunan sebelumnya, seperti pengentasan kemiskinan, yang tidak memenuhi target pada 2014 karena perencanaan program yang tidak matang dan, terjadinya benturan kebijakan lintas kementerian.

Dengan kemampuan seorang konsolidator, lanjut Enny, kepala Bappenas baru diharapkan dapat mensinergikan perencanaan pembangunan dengan instansi lain, termasuk juga dengan pemerintah daerah.

"Jadi Badan ini nantinya mampu mengoordinasikan perencananan pembangunan skala nasional maupun daerah," ujarnya.

Andrinof, pria perantau dari Padang ini kini diharapkan menjadi tumpuan perencanaan dari konsep pembangunan Jokowi.

Tantangan berat tentu ada di depan Andrinof. Jokowi sejak sudah lama mewanti-wanti, agar pembangunan harus memberikan manfaat yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia.

Hal itu berarti ketimpangan ekonomi yang pada 2013 lalu menyentuh level 0,41 harus dikurangi. Kemiskinan pun harus dientaskan secepat-cepatnya dan setuntas-tuntasnya. (tribunnews.com - 26102014)

Profil Dan Biodata Pratikno

Rektor UGM Jadi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Indonesia 2014-2019 Kabinet Kerja Jokowi JK

pemiluindonesiaku.blogspot.com - Profil dan biodata Pratikno yang terpilih sebagai Menteri Sekretaris Negara Indonesia di Kabinet Kerja Jokowi-JK periode 2014-2019 membuktikan janji pemerintahan baru yang membuka diri untuk para profesional. Rektor UGM ini sudah bekerja dalam tim tiga yang membantu Joko Widodo untuk merampungkan bentuk kabinet.

Jika para menteri lain dalam Kabinet Jokowi JK baru ‘bekerja’ setelah pelantikan, lain lagi Pratikno yang disebut-sebut sudah berkiprah di pemerintahan baru beberapa hari sebelumnya. Disampaikan oleh Andi Widjajanto, mantan Deputi Tim Transisi, “Mensesneg yang baru sudah bekerja sejak Kamis (23/10). Dialah yang mempersiapkan semua pelantikan.”

Pratikno memiliki prestasi akademik yang spektakuler. Pria berusia 52 tahun ini mendapatkan gelar profesor bidang Ilmu Politik dari UGM.

Dilansir detik, ia juga mendapatkan gelar master Development Administration dari Birmingham University, Inggris (1991). Juga, helar Doktoral bidang Political Science dari Flinders University, Australia (1997). Pada 2009 lalu ia juga pernah menjadi moderator debat pilpres.

Kedekatan Pratikno dengan Jokowi tidak perlu dipertanyakan lagi. Bersama Andrinof Chaniago (UI) dan Cornelis Lay (UGM) ia termasuk dalam tim tiga yang menyelesaikan kerja Tim Transisi. Ia konon juga banyak membantu sang presiden dalam kampanye pemilu lalu.

Dalam perkenalan kepada rakyat Indonesia Minggu (26/10) lalu, Joko Widodo menyebut, “Beliau (Pratikno) anak desa yang juga sama dengan saya, masuk kota. Sekarang anak desa masuk Jakarta.”

Bukan anak desa biasa. Ditempa pengalaman hidup yang istimewa, rektor UGM sejak 2012 ini kini akan semakin besar dalam memberikan sumbangsih untuk Indonesia. Tugas pertama juga sudah dikerjakan Pratikno, yaitu menyiapkan sidang kabinet pertama yang akan dilangsungkan hari ini, Senin, 27 Oktober 2014.

Satu visi dengan Jokowi, peran Pratikno diyakini akan sangat besar untuk Kabinet Kerja yang banyak diharapkan rakyat ini. (sidomi.com 27102014)


Kabinet Kerja Jokowi-JK

Alumnus UI Dominasi Kabinet Kerja Jokowi-JK

Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla, berfoto bersama dengan sejumlah menteri usai pengumuman 34 nama menteri di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 26 Oktober 2014
pemiluindonesiaku.blogspot.com - akarta:Presiden Joko Widodo telah mengumumkan 34 nama untuk mengisi pos kementerian Kabinet Kerja. Menteri lulusan Universitas Indonesia mendominasi kabinet bentukan presiden Jokowi.

Enam lulusan UI ditunjuk Jokowi untuk menempati kursi kementerian. Mereka adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri Perencanaan Pembangunan Andrinof Achir Chaniago, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, dan Menteri Kesehatan: Nila F. Moeloek.

Kemudian lulusan Universitas Gadjah Mada berada di posisi kedua dengan menempatkan empat menteri dalam Kabinet Kerja. Menteri Sekretaris Negara M. Pratikno, Menteri Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, serta Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi merupakan lulusan UGM.

Terdapat tiga nama menteri lulusan Universitas Padjadjaran Bandung. Mereka adalah Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi, dan Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Musyidan Baldan.

Selain itu, terdapat dua menteri dengan almamater Universitas Diponegoro, Universitas Airlangga, dan Institut Teknologi Bandung. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi M. Nasir merupakan alumni Undip. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dan Menteri Perhubungan Ignatius Jonan menempuh pendidikan formal di Unair. Lalu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo dan Menteri Pariwisata Arief Yahya beralmamater ITB.
Sumber: tempo.co - 27 Oktober 2014


Daftar Lengkap Menteri Kabinet Kerja Jokowi

Presiden Joko Widodo akhirnya mengumumkan kabinet pemerintahannya di Istana Negara, Jakarta, Ahad, 26 Oktober 2014. Dalam kabinet yang dinamai Kabinet Kerja itu, ada 34 nama yang dipilih.

"Pengumuman ini lebih cepat delapan hari dari batas maksimal yang diamanatkan oleh Undang-Undang Kementerian Negara," kata Jokowi sebelum membacakan nama-nama menteri itu. Berikut ini susunan Kabinet Kerja Presiden Jokowi-Jusuf Kalla periode 2014-2019.
  1. Sekretaris Negara, Pratikno
  2. Kepala Bappenas, Andrinof Chaniago
  3. Menteri Kemaritiman, Indroyono Soesilo
  4. Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan
  5. Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti
  6. Menteri Pariwisata, M Arif Yahya
  7. Menteri ESDM, Sudirman Said
  8. Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Tedjo Edhy Purdijatno
  9. Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo
  10. Menteri Luar Negeri, Retno Lestari Priansari
  11. Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu
  12. Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly
  13. Menteri Komunikasi dan Informatikan, Rudiantara
  14. Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Crisnandi
  15. Menteri Koordinator Perekonomian, Sofyan Djalil
  16. Menteri Keuangan, Bambang Sumantri Brodjonegoro
  17. Menteri BUMN, Rini M Soemarno
  18. Menteri Koperasi dan UMKM, AA Ngurah Puspayoga
  19. Menteri Perindustrian, Saleh Husin
  20. Menteri Perdagangan, Rahmat Gobel
  21. Menteri Pertanian, Amran Sulaiman
  22. Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dakhiri 
  23. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rayat, Basuki Hadimuljono
  24. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaja
  25. Menteri Agraria dan Tata Ruang, Ferry Musyidan Baldan
  26. Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani
  27. Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin
  28. Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek
  29. Menteri Sosial, Khofifah Indra Parawansa
  30. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise
  31. Menteri Kebudayaan dan Pendidikan  Dasar Menengah, Anies Baswedan
  32. Menteri Ristek dan Dikti, M Nasir
  33. Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nachrawi
  34. Menteri PDT dan Transmigrasi, Marwan Jafar
Sumber: tempo.co - 27 Oktober 2014

Senin, 20 Oktober 2014

Pelantikan Presiden & Wakil Presiden RI

pemiluindonesiaku.blogspot.com - Hari ini, Senin (20/10/2014), Joko Widodo-Jusuf Kalla dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2014-2019 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Ikuti prosesinya dan jadilah saksi sejarah #IndonesiaBaru.

Sumber:kompas.com



Ini Pidato Perdana Jokowi sebagai Presiden ke-7 RI

Joko Widodo resmi dilantik sebagai presiden ke-7 Republik Indonesia, bersama wakilnya, Jusuf Kalla, Senin (20/10/2014). Jokowi-JK menjalani prosesi pelantikan di Ruang Sidang Paripurna I, Gedung Nusantara, Kompleks Parleme, Jakarta, Senin (20/10/2014). Seusai membacakan sumpah jabatan, Jokowi membacakan pidato perdana sebagai Presiden RI.

Berbekal secarik kertas yang telah dipersiapkan sebelumnya, Jokowi menyampaikan pidatonya selama 10 menit.

Berikut isi pidato pertama Jokowi sebagai Presiden RI ke-7:

Salam sejahtera untuk kita semuanya
Om swastiastu namo buddhaya

Yang saya hormati, pimpinan dan seluruh anggota MPR
Yang saya hormati, Wakil Presiden
Yang saya hormati, Bapak BJ Habibie, Presiden ketiga RI
Yang saya hormati, Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri, Presiden kelima RI
Yang saya hormati, Bapak Try Sutrisno, Wakil Presiden keenam RI
Yang saya hormati, Bapak Hamzah Haz, Wakil Presiden Kesembilan RI
Yang saya hormati, Prof. Dr. Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden Indonesia keenam
Yang saya hormati, Boediono, Wakil Presiden kesebelas RI
Yang saya hormati, Ibu SInta Nuriyah Wahid
Yang saya hormati, rekan dan sahabat baik saya, Prabowo Subianto dan
Hatta Rajasa
Yang saya hormati, yang mulia kepala negara dan pemerintahan dan
utusan khusus negara sahabat
Para tamu undangan yang saya hormati, saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air

Hadirin yang saya muliakan,
Baru saja kami, Joko Widodo dan Jusuf Kalla mengucapkan sumpah. Sumpah itu memiliki makna yang amat dalam, komitmen bekerja keras mencapai cita-cita bersama sebagai bangsa yang besar. Ini saatnya menyatukan hati dan tangan, ini saatnya bersama sama melanjutkan sejarah berikutnya, yakni mencapai kejayaan indonesia di bidang politik dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Saya yakin beban sejarah yang mahaberat ini akan dapat kita pikul bersama dengan persatuan, dengan gotong royong, dengan kerja keras. Persatuan dan gotong royong sangat menjadi bekal untuk menjadi bangsa besar. Kita tidak akan pernah besar jika terjebak dalam keterbelahan
dan keterpecahan. Dan kita tidak akan betul-betul merdeka tanpa kerja keras.

Pemerintahan yang saya pimpin akan bekerja untuk memastikan setiap rakyat di seluruh pelosok tanah air merasakan pelayanan pemerintahan. Saya mengajak seluruh lembaga negara untuk bekerja dengan semangat yang sama  dalam menjalankan tugas dan fungsinya masing-masing.  Saya yakin, negara ini akan makin kuat dan berwibawa jika seluruh lembaga negara bekerja sesuai mandat yang diberikan konstitusi kita.

Kepada para nelayan, buruh, petani, para pedagang pasar, para pedagang asongan, sopir, akademisi, TNI, Polri, pengusaha, dan kalangan profesional, saya menyerukan untuk bekerja keras, bahu membahu, bergotong royong, karena ini lah momen bersejarah bagi kita semua
untuk bergerak bersama-sama untuk bekerja, untuk bekerja, dan bekerja.

Hadirin yang mulia,
Kita juga ingin hadir di antara bangsa-bangsa dengan kehormatan, dengan martabat, dengan harga diri. Kita ingin jadi bangsa yang menyusun peradaban sendiri, bangsa yang kreatif, yang bisa mengembangkan peradaban global. Kita harus bekerja sekeras-kerasnya,
bahu-membahu. Sebagai negara maritim, samudra, laut, selat dan teluk adalah masa peradaban kita.

Kita telah terlalu lama memunggungi laut, memunggungi samudra, dan memunggungi selat dan teluk. Ini saatnya kita mengembalikan semuanya sehingga 'Jalesveva Jayamahe', di laut justru kita jaya, sebagai semboyan kita di masa lalu bisa kembali.

Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air,
Kerja besar dalam bangsa memang tidak mungkin dilakukan sendiri oleh presiden dan wakil presiden ataupun jajaran pemerintah yang saya pimpin. Tapi membutuhkan topangan kekuatan bersama, kekuatan yang merupakan kesatuan seluruh bangsa.

Lima tahun ke depan jadi momentum yang tepat bagi kita sebagai bangsa yang merdeka. Oleh sebab itu, bekerja, bekerja, dan bekerja adalah yang utama. Saya ingin bekerja keras dan gotong royong. Kita akan mampu melindungi segenap bangsa indonesia dan seluruh tumpah darah
indonesia meningkatkan kesejahteraan umum mencerdakan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial .

Saudara sebangsa dan setanah air,
Atas nama rakyat dan pemerintahan Indonesia, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada yang mulia kepala negara, kepala pemerintahan dan utusan khusus  dari negara sahabat.

Saya ingin menegaskan bahwa pemerintahan saya indonesia sebagai negara terbesar ketiga, dengan penduduk muslim terbesar di dunia, sebagai negara terbesar di Asia Tenggara akan terus menjalankan politik luar negeri yang bebas aktif, yang diartikan untuk kepentingan nasional dan
untuk menciptakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Pada kesempatan yang bersejarah ini, perkenankan saya atas nama pribadi, atas nama wakil presiden M. Jusuf Kalla, atas nama bangsa Indonesia, menyampaikan terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada Prof. Dr. Susilo Bambang Yudhoyono dan Prof. Dr. Boediono yang telah memimpin penyelenggaraan pemerintahan selama 5 tahun terakhir.

Hadirin yang saya muliakan,
Mengakhiri pidato saya ini, saya mengajak saudara-saudara sebangsa dan setanah air untuk mengingat satu hal yang diutarakan oleh Presiden pertama RI Soekarno bahwa untuk membangun Indonesia menjadi negara besar, negara yang kuat, negara yang makmur, kita harus memiliki jiwa cakrapatih samudra , jiwa pelaut yang berani mengarungi gelombang dan
hempasan ombak yang menggulung.

Sebagai nahkoda yang dipercaya oleh rakyat, saya mengajak semua warga bangsa untuk naik ke atas kapal RI dan berlayar bersama menuju Indonesia raya. Kita akan mengembangkan layar yang kuat. Kita akan hadapi semua badai dan gelombang samudra dengan kekuatan kita sendiri.
Dan saya akan  berdiri di bawah kehendak rakyat dan konstitusi.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa merestui upaya luhur kita bersama.

Assalamaulaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Semoga Tuhan memberkati, om shanti shanti om namo buddhaya

MERDEKA!

Rabu, 08 Oktober 2014

Zulkifli Hasan, Ketua MPR Periode 2014-2019

Calon Ketua MPR, Zulkifli Hasan, bersiap memberikan suara dalam sesi pengambilan suara Sidang Paripurna pemilihan pimpinan MPR di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 8 Oktober 2014.
pemiluindonesiaku.blogspot.com  - Zulkifli Hasan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) akhirnya terpilih menjadi Ketua MPR periode 2014-2014 setelah melalui proses pemungutan suara di Gedung Nusantara I Senayan, Jakarta, pada Rabu dini hari, 8 Oktober 2014.

Perolehan hasil penghitungan suara adalah paket A dengan komposisi Ketua MPR Oesman Sapta Odang (DPD), dan wakil ketua adalah Achmad Basarah (PDIP), Imam Nahrawi (PKB), Patrice Rio Capella (Nasdem), dan Hasrul Azwar (PPP), memperoleh 330 suara.

Untuk paket B dengan komposisi Ketua MPR Zulkifli Hasan dan wakil ketua adalah Mahyuddin dari Partai Golkar, Evert Erenst Mangindaan dari Partai Demokrat, Hidayat Nur Wahid dari Partai Keadilan Sejahtera, dan Oesman Sapta Odang dari Dewan Perwakilan Daerah, memperoleh 347 suara.

Jumlah suara mencapai 678 dari total seluruh anggota DPR dan DPD yang hadir dalam pemilihan ketua MPR. Jumlah suara yang sah adalah 677, sedangkan yang tidak sah tidak ada, dan abstain satu suara.

Paket A diusung oleh Fraksi PDI Perjuangan, Partai Kebangkitan Bangsa, PPP, partai NasDem, dan Partai Hanura. Sedangkan paket B diusung oleh Fraksi Golkar, Fraksi Gerindra, Fraksi Demokrat, Fraksi PAN, dan Fraksi PKS. 

Pemungutan suara dimulai pada Selasa pukul 23.00 WIB dan selesai pada Rabu pukul 02.30 WIB. Sedangkan proses penghitungan suara dimulai pada Rabu, sekitar pukul 03.30 WIB sampai pukul 04.20 WIB. (tempo.co 8 Oktober 2014)


Jumat, 03 Oktober 2014

Ini Substansi Perpu Pilkada dan Perpu Pemda

SBY didampingi Boediono dan sejumlah menteri terkait keterangan pers penerbitan Perpu UU Pilkada di Istana Negara, Jakarta, 2 Oktober 2014.
pemiluindonesiaku.blogspot.com - Jakarta - Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Denny Indrayana mengatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah resmi menandatangani Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota (Perpu Pilkada) pada Kamis, 2 Oktober 2014.

Menurut dia, SBY menghendaki pelaksanaan pilkada kelak lebih baik daripada sebelumnya."Karenanya, substansi Perpu 1/2014 adalah jawaban atas kritik, masukan, dan hasil evaluasi yang selama ini banyak disuarakan berbagai pihak," ujar Denny melalui siaran pers, Jumat, 3 Oktober 2014. 

SBY, Denny melanjutkan, sejak awal ingin pilkada dilaksanakan secara langsung oleh rakyat dengan sejumlah perbaikan. Agar regulasi perpu itu tidak bertentangan dengan Undang-Undang Pemerintahan Daerah , Denny mengatakan, SBY menerbitkan Perpu Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Perpu Pemda).

Berikut ini substansi Perpu Pilkada:

1. Pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota langsung oleh rakyat (Pasal 1 angka 1 dan Pasal 2);

2. Mencabut dan menyatakan tidak berlaku UU Nomor 22 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota yang mengatur pelaksanaan pilkada secara tidak langsung, oleh DPRD (Pasal 205);

3. Adanya uji publik calon kepala daerah agar dapat mencegah calon yang integritasnya buruk dan kemampuannya rendah. (Pasal 1 angka 2, Pasal 3 ayat 2, Pasal 5 ayat 3b, dan Pasal 7d);

4. Penghematan atau pemotongan anggaran pilkada secara signifikan (Pasal 3, Pasal 65 ayat 1c, d, e, dan f serta ayat 2, dan Pasal 200);

5. Pembatasan kampanye terbuka agar menghemat biaya dan mencegah konflik horizontal (Pasal 69);

6. Pengaturan akuntabilitas penggunaan dana kampanye (Pasal 74, Pasal 75, dan Pasal 76);

7. Larangan politik uang dan biaya sewa parpol pengusung yang dapat berdampak penyalahgunaan wewenang (Pasal 47);

8. Larangan kampanye hitam yang dapat menimbulkan konflik horizontal (Pasal 68c);

9. Larangan pelibatan aparat birokrasi yang meyebabkan pilkada tidak netral (Pasal 70);

10. Larangan mencopot jabatan aparat birokrasi pasca-pilkada karena dianggap tidak mendukung calon (Pasal 71);

11. Pengaturan yang jelas, akuntabel, dan tranparan perihal penyelesaian sengketa hasil pilkada (Bab XX Pasal 136-159);

12. Pengaturan tanggung jawab calon atas kerusakan yang dilakukan oleh pendukung (Pasal 69g, Pasal 195);

13. Pilkada serentak (Pasal 3 ayat 1);

14. Pengaturan ambang batas bagi parpol atau gabungan parpol yang akan mendaftarkan calon di KPU (Pasal 40, Pasal 41);

15. Penyelesaian sengketa hanya lewat dua tingkat, yaitu pengadilan tinggi dan Mahkamah Agung (Pasal 157);

16. Larangan pemanfaatan program/kegiatan di daerah untuk kegiatan kampanye petahana (Pasal 71 ayat 3);

17. Gugatan perselisihan hasil pilkada ke Pengadilan Tinggi/Mahkamah Agung hanya dapat diajukan apabila mempengaruhi hasil penetapan perolehan suara oleh KPU secara signifikan (Pasal 156 ayat 2).

Sedangkan Perpu Pemda berisi dua hal penting. Pertama, menghapus tugas dan wewenang DPRD Provinsi untuk mengusulkan pengangkatan dan pemberhentian gubernur dan/atau wakil gubernur kepada presiden melalui Menteri Dalam Negeri untuk mendapatkan pengesahan pengangkatan dan/atau pemberhentian (Pasal 1 angka 1). 

Kedua, menghapus tugas dan wewenang DPRD kabupaten/kota untuk mengusulkan pengangkatan dan pemberhentian bupati/wali kota dan/atau wakil bupati/wakil wali kota kepada Menteri Dalam Negeri melalui gubernur sebagai wakil pemerintah pusat untuk mendapatkan pengesahan pengangkatan dan/atau pemberhentian (Pasal 1 angka 2).

Kedua perpu ini akan diajukan ke DPR untuk dibahas dan mendapatkan pengesahan hukum. 
Sumber:  tempo.co 3 oktober 2014


Teken Perpu, SBY Curhat di YouTube

Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menandatangani draf peraturan pemerintah pengganti undang-undang untuk mengembalikan aturan pemilihan kepala daerah secara langsung. Dalam kaitan dengan penandatanganan perpu itu, lewat video yang diunggah ke YouTube, SBY mengungkapkan curahan hatinya atas hujatan masyarakat yang dia terima.

"Barangkali itu yang mereka lihat, jangan-jangan ini SBY merekayasa. Merekayasa bagaimana dan untuk apa? ujar SBY dalam video YouTube berjudul "Isu Terkini: Pastikan Hak Pilih Langsung Rakyat, Presiden SBY Terbitkan Perpu Pilkada Langsung" itu. Video tersebut diunggah pada Kamis, 2 Oktober 2014. 

SBY mengatakan dia menjadi kambing hitam atas pengesahan Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah. Banyak orang yang menghujatnya setelah Demokrat meninggalkan ruang sidang paripurna sebelum berlangsung pemungutan suara atas RUU Pilkada.

"Saya, bahkan istri, keluarga, teman teman saya, sedih waktu itu. Karena hujatan ataupun cacian-cacian itu kasar sekali. Melebihi tata krama dan kepatutan dalam hubungan sesama manusia, luar biasa," kata SBY. 

Namun, SBY menyatakan, dia memahami penyebab kemarahan rakyat itu. Menurut SBY, masyarakat menaruh harapan besar kepadanya untuk tidak membiarkan sistem pilkada berubah dari pemilihan langsung menjadi pemilihan melalui DPRD.

Tapi, SBY mengatakan, kemarahan masyarakat tidak tepat. "Seolah-olah kami yang menginginkan. Kan, salah alamat," kata SBY. 

Sebelumnya, SBY meneken dua peraturan pemerintah pengganti undang-undang untuk membatalkan Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah.

Penerbitan perpu tersebut bertujuan mengembalikan mekanisme pemilihan kepala daerah secara langsung. Namun perpu itu tetap memerlukan persetujuan dari DPR, yang mayoritas dihuni pendukung mekanisme pemilihan kepala daerah oleh DPRD. Proses politik ini akan kembali menarik perhatian publik
Sumber:  tempo.co 3 oktober 2014

"Solusi Atas Kontroversi UU Pilkada"

Presiden SBY menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu) No. 1 Tahun 2014 tentang pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota secara langsung, sekaligus mencabut Undang-undang No. 22 Tahun 2014 tentang pemilihan Kepala Daerah secara tidak langsung oleh DPRD. Presiden juga menerbitkan Perpu No. 2 Tahun 2014 Tentang Perubahan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang isinya menghapus tugas dan wewenang DPRD untuk memilih Kepala Daerah. Presiden SBY memandang Perpu ini menjadi solusi agar Pilkada dapat tetap dilaksanakan secara langsung oleh rakyat.